-->

Mengenal Supercruise, Kemampuan pada Jet Tempur yang Cukup Langka

-->


Pesawat jet tempur yang berkekuatan siluman agaknya menjadi jet tempur yang sudah dikenal oleh banyak orang.

Seperti yang sudah dikeyahui, pesawat jet tempur siluman memungkinkan para prajurit untuk menghindar atau bersembunyi dari musuh.

Baca juga : K-17 Boomerang, Ranpur IFV Terbaru Asal Rusia Yang Sangat Cocok Gantikan PT 76 Korps Marinir TNI AL

begitu pula memungkinkan persentase kemenangan mereka lantas menjadi lebih tinggi.

Namun, siapa sangka selain mempunyai kekuatan siluman, ada juga kemampuan pesawat jet tempur yang cukup langka.

adalah Supercruise, kemampuan pesawat terbang supersonik tanpa menggunakan afterburner.

Hanya ada empat jet tempur yang memiliki kemampuan supercuise yakni F-22 Raptor, Desault Rafale, Eurofighter Typhoon, dan Saab Gripen NG.

Baca juga : K-17 Boomerang, Ranpur IFV Terbaru Asal Rusia Yang Sangat Cocok Gantikan PT 76 Korps Marinir TNI AL

Seperti yang diketahui, afterburner digunakan kebanyakan pesawat militer untuk melakukan perjalanan dengan kecepatan supersonik.

Hal ini ternyata kurang efisien jika dibandingkan dengan pengoprasian mesin jet konvensional.

Oleh karna itu, pesawat yang punya kemampuan supercruise biasanya memiliki daya tahan yang lebih besar pada kecepatan supersonik.

Sebagaimana yang dikutif dari Defence Aviation, pesawat berkemampuan supercruise juga bisa memiliki fraksi bahan bakar yang lebih baik.

Proporsi masa keseluruhan pesawat yang dikhususkan untuk bahan bakar.

Untuk pesawat militer, kemampuan supercruise F-22 Raptor dan Eurofighter Typoon disebut-sebut sebagai keunggulan kinerja utama dibandingkan pesawat tempur lainnya.

Supercruise Memiliki Banyak Keuntungan Bagi Pesawat Tempur.

1. Mengurangi Kemungkinan Dicegat

hal ini disebabkan karena musuh yang mencoba mengejar peswat tempur supercuising harus menggunakan afterburner.

2. Mengurangi Konsumsi Bahan Bakar

Baca juga : K-17 Boomerang, Ranpur IFV Terbaru Asal Rusia Yang Sangat Cocok Gantikan PT 76 Korps Marinir TNI AL

Biasanya ada 4-7 kali lebih banyak bahan bakar per unit yang digunakan di afterburner.

Pesawat tempur yang mempunyai kekuatan  supercruise dalam hal ini dikecualikan sehingga kebutuhan bahan bakar pun menjadi lebih berkurang.

3. Keuntungan Dalam Meluncurkan Rudal

Ketika kecepatan pesawat tempur menjadi sangat tinggi, maka akan semakin jauh pula jangkauan atau lebih banyak energi yang dimiliki rudal.

Jika target relatif dekat maka peningkatan kecepatan peluncuran berarti waktu penerbangan yang lebih pendek.

selain itu, lebih banyak pula energi untuk keterlibatan akhir rudal (lebih baik/lebih banyak manuver sebelum kehabisan energi).

4. Lebih Banyak Energi

Pesawat berkekuatan supercruise akan memiliki lebih banyak energi daripada penyerang dan memberikan peluang yang lebih besar untuk mengalahkannya.

Sumber: Zona Jakarta 

Baca juga : K-17 Boomerang, Ranpur IFV Terbaru Asal Rusia Yang Sangat Cocok Gantikan PT 76 Korps Marinir TNI AL