-->

UNIKNYA KERUPUK KHAS CIREBON

-->

 


Mendengar kata kerupuk, tentu tidak asing lagi yaitu cemilan yang biasanya digoreng menggunakan minyak goreng. Namun tidak berlaku di Cirebon, Jawa Barat terdapat salah satu keunikan dari kerupuk khas Cirebon justru menggunakan pasir sebagai pengganti minyak dalam proses pengolahannya. 


Karena proses pengolahannya, masyarakat Cirebon menyebutnya dengan “kerupuk mlarat”. Kerupuk khas Cirebon ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan jenis kerupuk lainnya, pasalnya hanya menggunakan pasir sebagai pengganti minyak ketika penggorengan yang merupakan salah satu inovasi pada saat itu memang sangat sulit mendapatkan minyak goreng terkendala harganya cukup tinggi.


Hal inilah yang akhirnya mendorong masyarakat Cirebon dalam berinovasi memasak kerupuk menggunakan media pasir. Akan tetapi pasir yang digunakan bukanlah sembarang pasir, melainkan dari sungai bagian tengah yang telah dicuci dan melewati proses pengayakan. Semakin penasaran dengan kerupuk mlarat, simak proses pembuatannya dibawah ini.


Proses utama dalam pengolahan kerupuk mlarat adalah pembuatan aci yang meliputi bahan dari tepung tapioka, garam, air mendidih lalu campurkan ketiga bahan tersebut diaduk hingga merata dan mengembang seperti kalis. 


Proses selanjutnya adalah adonan aci dipindahkan kemeja ataupun mesin molen modern agar menjadi halus. Lalu diangkat dan dibentuk menjadi 4 potong bagian untuk dicetak panjang-panjang menggunakan mesin.


Proses terakhir pengolahan kerupuk mlarat adalah mengeringkan adonan yang sudah dicetak dibawah sinar terik matahari. Dan ketika sudah benar-benar kering, tahap selanjutnya yaitu penggorengan menggunakan pasir selama 3-5 menit.


“Adapun kelebihan dari kerupuk mlarat selain secara ekonomis, juga segi kesehatan yakni tidak menimbulkan kolestrol karena dalam penggorengannya hanya menggunakan pasir.,” katanya Siti Marwah, Pemilik Usaha Kerupuk Mlarat.”


Meskipun demikian, kerupuk mlarat merupakan jenis kerupuk yang lebih sehat karena pasir tidak mengandung kolestrol seperti halnya minyak goreng. Sebagian kalangan mungkin kurang suka, pasalnya hal ini dianggap kurang higienis. Padahal dalam prosesnya, pasir tersebut sudah melalui proses penyaringan hingga pencucian yang bersih.


Ciri khas lain dari kerupuk mlarat khas Cirebon adalah memiliki warna yang beraneka ragam, seperti merah, putih, kuning, dan hijau. Rasanya yang gurih serta renyah, menjadikan cemilan cocok sebagai teman santai bersama anggota keluarga.


Kerupuk mlarat sudah menjadi bagian dalam keseharian masyarakat Cirebon. Bahkan tidak hanya masyarakat lokal tetapi para wisatawan pun menjadikan kerupuk unik ini sebagai oleh-oleh khas kota udang untuk keluarga di rumah.


Penulis : Nurul Fitri 'Aeni