-->

Untuk Hadapi Konflik di Laut Natuna, Indonesia Perlu Memiliki Kapal Induk

 


Adanya sengketa wilayah seperti di Laut Cina Selatan dan Laut China Timur telah mendorong kekuatan militer di sana untuk meningkatkan kemampuannya guna mengamankan klaim masing-masing wilayahnya.

Karena sifat geografis Pasifik, yaitu wilayah yang dipisahkan oleh sejumlah besar air, menekankan betapa pentingnya kekuatan dari angkatan laut.

Untuk memastikan kekuatannya tidak tertandingi, kapal induk selalu menjadi puncak dari kekuatan sebuah angkatan bersenjata suatu negara.

Kemampuan mereka untuk melakukan serangan menggunakan pesawat tempur maupun helikopter adalah bukti dari kekuatan utama kapal induk.

Ditambah dengan daya bertahannya untuk melindungi dari serang udara terhadap armada yang beroperasi dengan mereka.

Konflik di Asia-Pasifik

Melihat konteks Asia-Pasifik, terlihat jelas bahwa angkatan laut di kawasan itu berlomba-lomba membuat kapal induk terkuat.

China misalnya, berambisi menjadi kekuatan laut utama di Pasifik dan akhirnya berhadapan langsung dengan Armada Pasifik AS, Zona Jakarta melansir ANTARA.

Tanpa adanya kapal induk, pasukan China tidak memiliki kesempatan menghadapi Angkatan Laut AS di sana yang mengerahkan hingga tiga kapal induk.



close